Jenis-jenis Pendingin Ruangan Dari Kipas Sampai AC

Salah satu fasilitas untuk mendukung kenyamanan di dalam ruangan adalah pendingin ruangan. Baik di dalam rumah, kantor, warnet, apalagi di ruangan yang penuh dengan orang, pastinya akan lebih nyaman jika dilengkapi dengan pendingin ruangan atau AC. Sekarang ini, ada banyak merk serta jenis pendingin ruangan yang bisa kita pasang di dalam ruangan. Mulai dari kipas angin, hingga berbagai macam AC dengan teknologi zaman sekarang bisa dijadikan pilihan. Akibat adanya global warming memang suhu di bumi menjadi semakin panas, dan salah satu cara untuk mengatasi peningkatan suhu tersebut adalah dengan menggunakan pendingin ruangan.

Pendingin Ruangan Selain AC

Sebelum kita bahas mengenai alat pendingin berupa AC yang sekarang ini paling banyak digunakan untuk mengatasi hawa panas dalam ruangan. Berikut ini ada beberapa jenis pendingin ruangan yang bisa kita manfaatkan untuk mendinginkan suhu di dalam ruangan.

  1. Ventilating Fan

Cara kerja ventilating fan ini adalah dengan menarik udara panas yang ada di dalam ruangan serta membawa udara dari luar ruangan kita sehingga ruangan akan lebih sejuk. Jenis pendingin udara yang ini cukup hemat penggunaan energinya. Bentuknya memang mirip dengan kipas angin, hanya saja pendingin ruangan yang satu ini harus di pasang pada lubang ventilasi. Sesuai dengan namanya tentu saja, bedanya dengan kipas angin adalah ventilating fan ini hanya terdapat pengatur penarikan udara ke dalam maupun ke luar saja. Tidak ada tombol untuk menentukan kecepatan angin yang masuk.

www.pexels.com
  1. Air Cooler

Alat pendingin udara yang kedua adalah air cooler, yaitu alat yang cara kerjanya digerakkan oleh energi listrik. Tingkat udara sejuk yang bisa kita nikmati dari alat pendingin udara yang satu ini sebenarnya sudah mendekati AC. Yang membedakan alat ini dengan AC adalah Air Cooler butuh bahan tambahan pendingin yaitu air es atau es batu untuk membantu mendinginkan ruangan. Kapasita bahan bakar dari alat pendingin yang satu ini juga beragam. Mungkin kekurangan yang dimiliki oleh alat ini jika dibandingkan dengan AC adalah cukup merepotkan untuk mengisi bahan bakarnya. Apalagi kalau kapasitas untuk bahan baharnya sedikit, mungkin anda harus rela bolak balik untuk mengisi bahan bakarnya.

  1. Air Curtain

Pendingin yang bentuknya mirip dengan AC ini biasanya dipasang untuk sebuah gedung dengan ruangan yang cukup luas seperti perkantoran maupu super market. Air Curtain ini biasanya bisa kita temukan di depan pintu masuk gedung. Meskipun jika dilihat sekilas air curtain mirip dengan ac, namun sebenarnya cara kerjanya berbeda. Cara kerjanya dari air curtain ini adalah dengan menghembuskan udara ke dalam ruangan dalam jumlah tekanan yang besar. Hal ini membuat ruangan menjadi lebih sejuk dan dapat mengusir serangga yang mungkin berada dalam ruangan tersebut.

  1. Exhaust Fan

Nah, untuk alat yang satu ini sebenarnya mirip dengan ventilating fan, bisa dibilang exhaust fan ini merupakan bentuk awal dari ventilating fan. Alat ini juga dipasang pada bagian ventilasi seperti di atas jendela maupun pintu rumah. Cara kerjanya tentu tidak jauh berbeda dengan ventilating fan yang menarik udara panas dalam ruangan kita. Dengan begitu, ruangan akan menjadi lebih sejuk.

  1. Kipas angin

Yang paling sederhana tentu saja kipas angin. Pendingin ruangan yang bentuk dan ukurannya beragam ini merupakan yang paling banyak digunakan masyarakat selain AC. Kipas angin ini ada dua jenis yaitu yang biasa kita gunakan di rumah dan yang bisa kita bawa bepergian atau portable. Energi yang digunakan juga berbeda-beda. Untuk kipas angin yang biasa kita gunakan di dalam rumah, ada beberapa bentuknya, mulai dari yang standing hingga yang gantung. Pemasangannya juga bisa tentukan sesuai dengan kebutuhan pemakaian kita. Bisa diletakkan di atas meja, di lantai, ataupun di pasang di langit-langit maupun tembok. Untuk kipas portable, biasanya kita bisa menggunakan daya yang lebih kecil. Energi yang digunakan untuk menggerakkannya juga beragam, mulai dari baterai maupun listrik yang dapat kita isi ulang.

Selain kelima alat pendingin ruangan di atas, ada juga cooling pack yang bisa kita gunakan sebagai alternatif pengganti AC. Cooling pack yang memiliki bentuk mirip bantal ini biasanya kita gunakan pada kipas angin. Fungsi cooling pack ini adalah untuk membuat udara di dalam ruangan semakin dingin dan sejuk. Penggunaan cooling pack ini adalah dengan memasangnya di bagian belakang kipas angin. Namun, sebelum memasangnya pada kipas angin, kita harus membekukan cooling pack ini di freezer. Diamkan selama kurang lebih 4 jam agar hasil yang kita dapatkan juga maksimal yaitu menurunkan suhu ruangan agar lebih dingin.

www.pexels.com

Jenis-jenis AC

Jika yang telah kita bahas di atas adalah beberapa jenis pendingin ruangan selain AC. Maka selanjutnya kita akan membahas beberapa macam atau jenis AC. AC yang merupakan singkatan dari Air Conditioner merupakan mesin yang dibuat untuk menstabilkan suhu maupun kelembaban udara dalam ruangan. AC ini tidak seperti kipas angin yang hanya bisa digunakan untuk menyejukkan ruangan saja, namun bisa juga diatur untuk membuat ruangan lebih hangat. Tergantung pada kondisi ruangn kita saat itu. Sekarang ini suhu semakin tidak menentu, dan kerap kali membuat kita tidak nyaman jika berlama-lama di dalam ruangan. Dengan adanya AC ini, kita bisa menyesuaikan suhu ruangan sesuai dengan keinginan kita. Dan seiring bertambahnya waktu, jenis AC ini semakin beragam. Mulai dari AC standing hingga yang di pasang di dinding. Apa saja jenis-jenis AC, simak penjelasannya di bawah ini:

  1. AC Standing Floor

AC yang satu ini mudah dipindahkan kemana saja. Pilihan ukurannya juga beragam, ada yang kecil hingga yang besar. AC jenis ini paling sering digunakan di acara-acara yang diadakan di dalam ruangan maupun ruangan. Saat kita mengadakan acara dalam ruangan, tentu kualitas udara akan semakin berkurang, dan akibatnya kita akan merasa pengap dan panas, nah AC jenis ini bisa jadi alternatif. Keunggulannya seperti yang sudah kita bahas tadi yaitu mudah dipindahkan. Berbeda dengan AC dalam ruangan yang telah menempel di tembok dan tidak bisa dipindahkan sewaktu-waktu.

www.pexels.com
  1. AC Split Wall

Jenis AC yang kedua adalah AC Split Wall. AC jenis inilah yang paling sering digunakan di rumah-rumah maupun di kantor. AC yang biasa dipasang di tembok dalam ruangan ini paling banyak digunakan karena alasan kemudahannya. Mulai dari perawatan hingga pendukungnya mudah. AC ini memiliki dua bagian yaitu yang dipasang di dalam ruangan dan di luar ruangan atau outdoor. Selain karena alasan kemudahan, AC jenis ini juga memiliki kelebihan lain yang membuat banyak orang lebih suka menggunakannya. Kelebihannya antara lain adalah tidak berisik karena bagian AC untuk luarnya bisa dipasang di tempat yang tidak mengganggu. Selain itu, bagian yang dipasang di dalam ruangan juga aman dar udara luar yang sehingga lebih bersih dan awet.

  1. AC Casette

Berikutnya ada AC Casette yang biasa digunakan di perkantoran maupun gudang. Bedanya dengan AC Split, bagian indoor dari AC ini di pasang di bagian plafon ruangan. Pilihan ukuran AC ini cukup beragam. Jika AC split pemasangannya mudah dan dapat dilakukan sendiri, beda halnya dengan AC Casette yang memerlukan keahlian khusus dalam pemasangannya. Mungkin kita harus menggunakan tenaga khusus ahli untuk memasang Ac yang satu ini.

  1. AC Sentral

Beda lagi dengan jenis AC yang satu ini. AC sentral memiliki cara kerja yang cukup berbeda dengan jenis AC sebelumnya. Udara dingin yang kita nikmati di dalam ruangan merupakan hasil pendinginan udara yang dilakukan oleh cooling plant yang ada di luar ruangan. Jika telah dingin, maka udaranya akan dialirkan ke dalam ruangan agar menjadi lebih sejuk atau dingin. AC sentral ini biasanya digunakan tempat umum seperti mall dan hotel.

  1. AC Split Duct

Seperti namanya, jenis Ac yang satu ini menggunakan sistem ducting untuk cara kerjanya. Sama halnya dengan AC sentral, AC jenis ini juga paling sering dipasang di berbagai gedung yang memiliki kapasitas ruangan luas seperti mall misalnya. Untuk AC Duct ini, pengontrol suhunya terdapat pada satu titik saja. Jadi untuk mengendalikannya dilakukan bisa sekaligus untuk beberapa tepat. Meskipun begitu, AC jenis ini juga memiliki beberapa kelebihan diantaranya hanya perlu dipasang di dalam ruangan saja. Tidak ada bagian yang harus dipasang di luar ruangan. Selain itu, AC jenis ini juga tidak menimbulkan suara berisik sehingga membuat kita yang berada di dalam ruangan merasa lebih nyaman. Hanya saja, AC jenis ini untuk perawatannya tidak bisa dilakukan sembarangan. Butuh tenaga ahli untuk membersihkan dan merawat AC jenis ini agar tetap bagus.

www.pexels.com
  1. AC Inverter

Nah, Untuk jenis AC ini sebenarnya hampir mirip dengan AC Split. Hanya saja, AC ini pemakaian listriknya jauh lebih hemat. Kelebihan dari mesin pendingin udara yang satu ini adalah kecepatannya yang bisa kita ubah-ubah. AC dengan teknologi inverter ini memiliki cara kerja sebagai seperti berikut. fungsi dari inverter ini adalah sebagai pengatur kecepatan motor listrik yang ada di dalam AC. AC ini juga paling banyak diminati sekarang ini.

 

Salah satu merk AC inverter yang bisa anda gunakan jika ingin memilikinya adalah AC Daikin inverter. Daikin bahkan memiliki produk pendingin udara yang bisa dikontrol dengan menggunakan aplikasi mobile, Hal ini tentunya merupakan sebuah kelebihan menilik pengalaman kita pengguna AC yang sering lupa meletakkan remote AC. Apalagi jika AC ini dipasang di ruangan yang tidak hanya dihuni oleh satu orang saja. Jika kita tidak memegang remotenya, kita bisa menggunakan aplikasi di mobile ini. Nah, itu dia beberapa jenis pendingin ruangan atau AC yang mungkin masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Untuk pemakaian di rumah, biasanya AC split dan inverter lah yang paling banyak digunakan. Selain alasan kemudahan, AC jenis ini lebih banyak variannya, bentuknya juga bagus dan tidak merusak pemandangan dalam ruangan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *